back to top

Sopir Tertabrak Tiang LAA: KRL Terhenti karena Kesalahan Arah di Google Maps

Date:

Share post:

Jakarta | statusberita.com – Tiang Listrik Aliran Atas (LAA) di jalur rel KRL antara Stasiun Pondok Ranji dan Kebayoran mengalami insiden tidak terduga ketika sebuah truk menabraknya saat hendak memutar balik. Kejadian ini terjadi karena sopir truk, Edy Sarwono (51), mengaku tersesat dan tidak tahu alamat tujuannya sehingga menggunakan aplikasi Google Maps untuk mencari rute yang benar. Selasa (25/07/2023).

Menurut Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Tedjo Asmoro, truk tersebut sebenarnya hendak menuju ke Bintaro, tetapi karena sopir tidak mengenal jalanan, ia mengandalkan Google Maps untuk diarahkan menuju tujuan. Ironisnya, Google Maps memberikan petunjuk arah yang mengarah ke lokasi kejadian melalui Jalan Bintaro IV, yang ternyata jalannya sempit dan tidak dapat dilalui oleh truk.

Setibanya di lokasi tersebut, sopir truk menyadari bahwa jalannya tidak memungkinkan untuk dilalui oleh kendaraannya, dan dia memutuskan untuk memutar balik. Namun, saat truk berusaha berputar balik, terdapat sebuah tanjakan yang sulit diatasi oleh truk. Meskipun roda truk sudah diganjal, truk tetap bergerak mundur dan akhirnya tercebur ke dalam got serta menabrak tiang LAA hingga membuatnya miring.

Akibat kejadian ini, arus listrik pada jalur kereta api padam, dan tiang LAA pun menghalangi jalur rel KRL. KAI Commuter pun mengambil langkah cepat untuk menghentikan sementara perjalanan KRL antara Stasiun Pondok Ranji dan Kebayoran. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi proses evakuasi truk yang menabrak tiang listrik tersebut.

KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang dialami penumpang KRL karena insiden ini. Mereka menjelaskan bahwa tiang LAA yang rusak menghalangi jalur rel sehingga KRL tidak dapat melintas dengan lancar.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para pengguna aplikasi peta atau navigasi untuk selalu berhati-hati dan mempertimbangkan situasi jalan yang dilalui, terutama ketika menggunakan kendaraan besar seperti truk. Terkadang, petunjuk dari aplikasi tidak selalu mempertimbangkan keterbatasan kendaraan atau kondisi jalan tertentu. Kesadaran sopir dalam mengutip petunjuk dan pengetahuan tentang jalanan sekitar tetap menjadi hal yang penting untuk keselamatan dalam berkendara. (Rz)

Berita terbaru

spot_img

Berita terkait

Ayah dan Balita Tewas Membusuk di Koja, Diduga Istrinya Sudah Lama Tinggal Bersama Kedua Jasad

Jakarta | statusberita.com - Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara (Jakut) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi...

Kebun Bambu di Pancoran Mas Terbakar, Rumah Warga Nyaris Hangus

Depok | statusberita.comย  - Kebun pohon bambu Kavling Depkes terbakar dan hampir memusnahkan tempat tinggal warga, tepatnya di...

Kunjungi Posko Pengungsian Korban Banjir, Bodrex: Pemerintah Wajib Serius Atasi Banjir

Lhoksukon | statusberita.comย  - Sejumlah Gampong di beberapa Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara kembali dilanda banjir sehingga membuat...

Heri Julius Berikan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Lueng Bata

Banda Aceh | statusberita.com - Lima rumah warga ludes dilalap si jago Merah, kebakaran diduga akibat adanya hubungan...